Tampilkan postingan dengan label Opini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Opini. Tampilkan semua postingan

Kamis, 24 September 2009

Si Cicak yang malang....











Kasian banget nih si cicak lagi diburu banyak orang. Sampai2 diburu si buaya,binatang besar yang liar dan menggigit. Tapi buktinya si cicak berani tuh lawan si buaya,katan si cicak "siapa takuutt..."

Wah benar2 keliatan sekarang KPK mulai digembosi dari berbagai arah dengan berbagai intervensi. Mulai pemimpinnya ditangkap,akses semakin dibatasi dan mungkin lama2 bakal ditutup kali ya..

Wajar juga sih banyak pihak yang gerah dengan sepak terjang KPK, dia berani masuk sampai membongkar kasus2 yang kadang jarang diketahui oleh masyarakat. Kinerja yang bagus ini tentu akan membuat oknum2 yang "main2" seperti cacing kepanasan,gelisah ga karuan takut terbongkar topengnya. Makanya mereka berani melawan KPK dengan "menghantam lewat belakang" alias dengan mendekati pemerintah yang punya kewenangan lebih tinggi,atau yang otoritasnya lebih besar, nah mereka sembunyi deh dibawah keleknya. Pasti aman disitu.

Yapp..smoga KPK dapat bertahan dengan berbagai goyangan maut yang akan melemahkan kemampuannya. Karena selama ini hanya KPK yang berani membongkar kasus korupsi dibanding kejaksaan yang melempem dan polisi yang lebih baik memerangi teroris dan menjaga keamanan rakyat. Sesama aparat penegak hukum sebaiknya saling mendukung,bekerja sama bukannya malah melemahkan kemampuan salah satu pihak.

Kamis, 07 Mei 2009

Ckckckck.....

Ckckckck... weleh-weleh... saben hari yang diliat di berita kebanyak isinya parpol terus. Ya koalisilah, capres-cwapres, rapimnas yang semuanya sangat membosankan. Perhatikan deh, para pimpinan paropl setiap hari selalu ada pertemuan membahas koalisi dkk. mereka apa pada engga kerja ya? Dari pagi sampe malam membahas partainya. Trus kerja mereka sebagai aparat pemerintahan, anggota MPR-DPR apa tidak terpikirkan ya? Mereka semua sibuk untuk mengatur segala macam strategi meraih kekuasaan di pilpres mendatang. Sedangkan kepentingan rakyat pun terabaikan.
Kapan para pemimpin kita akan sadar bahwa kepentingan rakyat adalah yang utama, bukan mengatasnamakan kepentingan rakyat untuk saling berebut kekuasaan. Dilihat dari kondisi internal parpol yang sering diberitakan di media, untuk menyatukan pendapat saja yang ada di dalam satu partai sangat sulit apalagi berusaha menyatukan kepentingan rakyat yang sangat beragam? Pasti akan tambah amburadul.
Yahhh... semoga para elite2 yang katanya memperhatikan kepentingan rakyat cepat sadar. Jangan hanya mementingkan kepentingan partai saja tapi perhatikan rakyatmu di Indonesia ini.